Betapa terkejutnya saya ketika mendapatkan predikat tersebut, mungkin sudah dapat dibaca jelas bahwa niat saya memang bukan menjadi pemenang di kompetisi ini. Saya ingin menunjukkan desain saya yang menurut beberapa orang "nyentrik" karena garisnya tegas dan terlalu "simple".
Saya bukanlah penyuka banyak detil. Oleh karena dalam kompetisi ini diharuskan menggabungkan unsur budaya Indonesia, saya menambahkan batik tulis motif kawung.
Jika dilihat sepintas, orang pasti tahu ini merupakan batik yang sering beredar di pasar tradisional. Bagi yang sering jalan-jalan ke pasar Klewer (yang terbakar beberapa bulan lalu, hiks..) atau pasar Bringharjo yang letaknya ditengah kompleks Malioboro. Mengapa saya memilih kain ini sebagai bahan pendukung di desain saya?
Jawabannya :
Karena saya ingin menjadikan kain yang harga jualnya di pasaran rendah, bisa menjadi menarik jika dipadukan dengan desain yang baik.
Photograph by Novi Kurniawan LifeFusion Surabaya
MakeUp by Iris Liaw
Stylist by Urulia Yashinta
Muse : Welin // Tiara // Icha
The New Designer, Local Spirit!






Tidak ada komentar:
Posting Komentar